Sunday, July 3, 2011

Pengendalian Diri




Di Bukit Cinta


Berulang ulang tapi ini terus di pertayakan hingga saya tulis lagi

Roh-Nya bersifat Tunggal suci dan abadi.......
Bathin bersifat ragam seperti nyawa, jiwa, sukma, nurani,

Nyawa meghidupkan secara biologis, Jiwa berhubungan dengan otak (‘aqlan fikran, dan rayu), nurani berhubungan dengan hati sukma pemersatu antara rasa dan pemikiran dari jiwa dan nurani, ..... dan masih jutaan istila bathin sampai hari ini manusia belum sempurna mengistilah halhal bhathin yang aneka ragam itu.

Friday, June 3, 2011

Akan Menang




Akan Menang


Kala manusia berucap bersama Roh-Nya
Kata-kata indah adalah Qaulan syaqila
Yang akan berguna bagi yang medengarnya
Namun tak akan merubah bagi yang terlena
Karena mereka yang lalai apapun akan sirna
Dan musnah, tak berguna apapun peringatannya
Setelah lewat kehidupan dunia ini mereka baru tahu
Bahwa mereka berada dalam semu dan majazi

Thursday, May 26, 2011

Merugilah Manusia







Depan Rumah ku


Orang sombong adalah mereka
Yang terus menyengajakan diri membuta
Dengan hawanafsunya sekalipun telah tau
Bahwa Roh-Nya adalah sejati dalam hidup manusia
Dan tidak mau berserah diri pada Allah ta’ala
Karena merasa dirinya mampu mencapai
Segala sesuatu dengan fikiran dan rasa

Sungguh Fikiran itu adalah Nafsu manusia
Dan rasa hati adalah hawa manusia adanya
Keduanya akan terus mengangankan sesuatu
Dan membisikan dalam diri kearah pekat

Nafsu membisikan dalam panasnya nafsu
marah, lawwamah, musawwalah, mulhamah,
Nafsu membisikan dalam dinginya nafsu
Muthmainnah, radhiyah atau mardiyyah, kamilah

Kembali ke Laptop